Beberapa hari ini makannya mba nana ruarrr biasahhh. Pagi-pagi habis subuh sudah minta nasi ketan (yang dibeli di warung kopi Wak Siti). Jam sembilanan sudah lapar lagi, makan nasi sama sayur sop. Siang minta makan lagi, sore lagi, dan malam lagi hihihih… sehari bisa empat sampai lima kali makan. Entah karena suasana liburan yang menyenangkannya atau sedang ada lonjakan pertumbuhan nie… yang jelas ibu suka kalau mba nana makannya enak dan banyak, Alhamdulillah =)
Archive for » 2011 «
Beberapa pekan lalu mba nana menemukan buku bekas tante vita yang masih banyak kosongnya. Buku seperti notes warna pink. Mba nana meminta ibu menuliskan sesuatu dan mba nana yang baca (euforia yang baru lancar baca nie). Akhirnya keterusan setiap hari ibu menuliskan sesuatu untuk mba nana dan dia baca keras-keras. Mbah Kung membelikan buku seperti dibawah ini. Mba nana orangnya apik menyimpan barang-barang, jadinya ibu buatkan diary yang setiap hari dibaca mba nana, bisa mba nana simpan untuk kenangan dari ibu, semoga manfaat ya nak =)
Mba nana makin asyik saja dengan buku-bukunya, karena semakin lancar membaca. Pagi bangun tidur baca, sedikit-sedikit baca… mbah nya yang liat sampe capek sendiri. Setelah lancar membaca sekarang dia mulai bisa menuliskan kata-kata yang dia dengar. Dan sekarang suka ‘ngetes’ nanya ke ibu, ibu kalau ‘the’ tulisnya gimana?……. kalau ‘teh’ gimana?…………..kalau samsung tulisnya gimana.. sambil dia melirik tulisan TV samsung mbah, kalau ibu salah mengeja, dianya marah-marah…heuehh mba nana, sudah tahu nanya.
Hari Jumát tanggal 23 Desember, ibu mendapat undangan untuk acara rapotan dan tutup semester di sekolah mba Nana, TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Batu. Lucu juga, ibu sudah masuk episod mengambil rapot
Acara dimulai jam 1 siang karena bu Yayuk, ibu kepala sekolah ada acara paginya.
“Mba Nana mau ikut repot, ” maksudnya ambil rapot
. ”Mba Nana di rumah aja ya, soalnya hujan kalau siang,” untungnya mba Nana mau ditinggal di rumah.
Acara dimulai dengan pengisian (iklan siy) oleh sekelompok bapak-bapak yang mempromosikan hidup alami, menghindari makanan instan dan sejenisnya. Bagus dengan mengutip ayat-ayat Al-Qurán tentang makanan. Saya mendengarkan dengan seksama. Endingnya, bapak pembicara mempromosikan cuka apel, selesai berbicara saya mengacungkan tangan,
“Singkat saja Pak, apakah produk bapak sudah mendapat sertifikat halal LP POM MUI?,”
“Kami sudah menjelaskan tadi ……………… sertifikat itu kan dibisniskan………………….dst..dst..,”
“Boleh jawaban iya atau tidak saja Pak?” tanya saya
“Tidak…. sertifikat kami langsung dari Allah SWT…dst……..”
“Baik.”
Seorang ibu menoleh ke saya dan mengacungkan jempol.. hmmm… rupanya sudah makin banyak yang mengerti titik kritis kehalalan cuka apel ini. sejarak di kanan saya kebetulan duduk salah satu staf bapak pembicara tersebut. “Pak, sebaiknya produk bapak disertifikatkan halal ke LP POM MUI, insyaAllah lebih laku.” Bapaknya tidak bereaksi.
Kembali ke rapot, bu Yayuk (kepala sekolah) memberikan laporan/pengarahan singkat. Diantaranya mengangkat isu makanan instan (terutama franchise chicken2an) agar sebisa mungkin dihindari terutama M*D, ada video di internet tentang pengolahan ayam oleh perusahaan franchise ini yg digiling campur, saya tidak tahu apakah ini hoax atau bukan. Dan juga isu kepekaan ibu2, agar ibu2 berfikir ulang bila bekelin anaknya dengan makanan/kue2, karena anak2 lain akan tertarik dan meminta hal yang sama ke orangtuanya. Di sekolah mba nana setiap hari disediakan makan besar dengan cara makan bersama di ruang makan khusus, maka sebaiknya anak-anak tidak perlu dibekali makanan atau kue2, toh sekolahnya juga sekitar 2,5 jam.
Selesai sesi kepala sekolah, acara ditutup dan orangtua dapat mengambil rapot di kelas anaknya masing-masing. Di sekolah ini murid laki-laki perempuan dibedakan/dipisah kelasnya, dan per kelas maksimum 25 murid sehingga murid perempuan saja ada dua kelas. Mba nana masuk kelas Amanah (kelasnya ada empat: Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathanah). Ibu-ibu dapat mengambil rapot dan berkonsultasi dengan wali kelasnya. Ibu juga menanyakan perkembangan mba Nana. Secara umum anaknya di sekolah pendiam, bicara banyak hanya kepada teman akrabnya (Aisyah), meski murid baru sudah mulai bisa bersosialisasi. Kata bu guru ustazah kalau dipanggil Nana ga noleh (sebab ada dua Nana dikelasnya), dia mengenali kalau dipanggil mba Nana
Berikut ini ibu rangkum catatan/rapot perkembangan mba Nana secara umum:
A.Pendidikan Agama
- Doa sehari-hari yang dikuasai: doa memulai kegiatan, doa sebelum makan, sesudah makan, sebelum tidur, bangun tidur, masuk kamar mandi, keluar kamar mandi, keluar rumah, untuk orangtua, keselamatan dunia akherat, doa turun hujan
- Surat-surat pendek: al fatihah, An Nas, Al Falaq, Al Ikhlas, AL lahab, Al Kautsar, Al Asr
- Doa sholat: takbirotul ikrom, doa rukuk, doa sujud, doa sujud, doa i’tidal (mulai bisa)
- Hadist pilihan: hadist keutamaan salam dan memberi senyum (sesuai harapan); hadist menuntut ilmu, keutamaan belajar al qurán, berbakti kepada orangtua, menuntut ilmu (mulai bisa)
B. Nilai Agama dan Moral
- Yang belum bisa: menyebut macam2 agama yang ada, menyebut hari-hari besar agama, menyebut nama2 tempat ibadah, menyebut waktu2 ibadah
- Yang berkembang baik: berbicara/berbahasa dengan sopan sesama teman dan orang dewasa, berpakaian rapi, tidak menggnggu teman, meminta tolong dengan sopn, mudah bergaul (wahhh hebat..kirain ibu sulit berteman), selalu bersikap ramah, memiliki toleransi, memiliki rasa dermawan, menggunakan barang orang lain dengan hati-hati (jangankan barang orang lain, barang dia sendiri juga sewot kalau rusak), mau mengalah (kata abah itu bukan mengalah tapi sudah kalah duluan sama temannya hahahah iya juga mba nana orangnya ga terlalu beranian klo di luar).
C. Fisik
Disini memang mba nana perkembangannya kurang (ibu harus lebih rajin menstimulasi motorik mba nana, karena usianya juga makin beranjak besar).
- Motorik kasar
yang berkembang sesuai harapan: menirukan gerakan binatang, menirukan gerakan pohon, menirukan gerkan pesawat
yang belum berkembang: bergelayut, melompat dengan dua kaki atau satu kaki dengan seimbang, melompat dengan tali, meloncat dari ketinggian 20-30cm, berlari cepat, meloncat dengan rintangan, melempar, memantulkan bola sambil berjalan, menendang bola dengan terarah.
Memang mba nana ini terlalu kalem, kurang ‘bandel’.. asa beda dengan ibu pas TK (hush.. ingat tips mendidik anak, jangan ‘when I was in your age…….’) ![]()
- Motorik halus
ini juga ibu perlu membantu mba nana agar lebih berkembang, ibu guru ustadzah memberi catatan agar mba nana melemaskan jari dengan berlatih menggunting. Mba nana masih belum berkembang kolase, origami, menjahit jelujur, menganyam kertas, membuat bentuk dengan playdough. Awal liburan ini ibu membelikan lembar menggunting dan menempel, sepertinya dia suka, segera dikerjakan dan selesai 2 buku, berarti mba nana kurang media latihan & stimulasi =)
D.Kognitif
Nah disini ada perbedaan mencolok antara observasi ibu guru dan observasi ibu. Aspek kognitif mba nana dicatat banyak yang belum berkembang seperti konsep bilangan, sebab akibat, waktu, pola, pengurutan. Sementara jika di rumah mba nana sudah bisa membaca lancar, membilang, menulis. Kesimpulan sementara ibu, mba nana yang pendiam/pemalu di luar rumah menyebabkan ibu guru tidak mendapatkan gambaran kemampuan kognitif mba nana yang disebut diatas.
E.Bahasa
Yang menonjol baik dalam catatan bu guru ustadzah adalah mba nana mendengarkan orangtua atau teman yang berbicara.. hihihihihi.. lah iya pastinya.. wong anaknya pendiam/cenderung mendengar. Yang belum berkembang adalah menceritakan kembali. Ini juga poin observasi yang berbeda dengan ibu, sebab di rumah mba nana ngapris alias ceriwis, membaca dan bercerita. Lagi-lagi, mungkin ini berkaitan dengan sifat pendiam/pemalu mba nana jika di luar rumah.
F. Sosial Emosional dan Kemandirian
secara umum catatan bu ustadzah kemampuan ini sudah berkembang seperti: mampu bekerja sendiri, mau meminjamkan miliknya, mau berbagi, dapat menolong, mengikuti aturan permainan, berhenti bermain pada waktunya membuang sampah pada tempatnya dll,
yang belum berkembang adalah berani tampil di depan umum dan berani mempertahankan pendapatnya
![]()
Ibu guru ustadzah juga memberikan catatan kalau mengerjakan tugas di sekolah banyak bermain dan berbicara dengan teman dekatnya jadi pekerjaannya tidak selesai hihihihi
Catatan buat ibu untuk lebih menstimulasi motorik kasar dan halus mba nana, serta keberanian tampil di depan umum.
Terima kasih bu guru ustadzah sudah banyak membantu ibu mengasuh mba nana, mohon maaf ibu belum bisa ngasih apa2.
“ga apa-apa bu, itu sudah tugas kami,” hmm….. ibu ngasih apa ya?
Maksud ibu kali ini penghargaan dalam bentuk ‘materi’. Rasanya memang mba nana sedikit soal ini. Biasanya pujian, tepuk tangan, atau pelukan. Atau ibu belikan cadeutje bener2 kado kecil, seperti puzzle lima ribuan, gelang seribuan, taro sebungkus, da dia mah sudah seneng banget secara jarang jajan heheh..
Ibu mulai memikirkan untuk memberi mba nana sesuatu sebagai penghargaan, dan sekaligus memotivasinya.
- Mba Nana sudah semakin lancar membaca
- Mba Nana sudah hafal surat: Al Fatihah, An Nas, Al Falaq, Al Ikhlas, Al Lahab, Al Asr, Al Kautsar, dan Al Fiil yang belum sempurna
- Mba Nana sudah hafal doa: Sebelum tidur, bangun tidur, sebelum belajar, penutup majelis, masuk kamar mandi, keluar kamar mandi, keluar rumah, naik kendaraan, sebelum makan, sesudah makan, sesudah baca Qurán
Muslimah cilik prestatif…. sudah selayaknya ibu memberi penghargaan… apa ya?
Astaghfirullah mba nana.. kamu kok nggoda sekali akhir2 ini, marah2 melulu… sabar ya buk.. someday she will sit on her dream…
Ketika ibu memperlihatkan gambar ini, mba nana senyam senyum dan bertanya, “gimana cara turunnya bu?”
:D:D
DAFA
NAILA
FEBY
NABILA
ICHA
VIO
GITA
GANIA
NASWA
SAFA
DANA
DINI
AISYAH
VIRZA
VIRA
NANA
KIKI
ARSYA
KAILA
NANA2
ELSA
FELIS
SYIFA
FATIMAH
Mba Nana pinter ngasuh adeknya, bisa bikin Aa ketawa ngakak, bakat turunan dari abahnya sepertinya =)
Disapanya dengan suara yang manis, adek….. adek Aa….. seperti kalau orang tua ‘ngudang’ bayi…
Dipegang2 tangannya, sambil ketawa-ketawa sehingga adeknya membalas dengan ketawa-ketawa juga.
Lagu pengiring senam anak-anak TK ini sungguh kiyut, cerdas, dan menceriakan Bisaan ya…. kabarnya penulisnya adalah Pak Anam, saya search di google belum nemu lebih jauh sosok Pak Anam ini. Jazakallah Pak Anam, semoga Allah memberi balasan berlipat ganda demikian pula buat ananda Putri Halim yang menyanyikannya.
Mba nana gembira sekali sesuai nama senamnya: ‘Senam Sehat Gembira’. Awal mba nana senang di sekolahnya juga karena senam ini, sempat ibu video hari-hari pertama mba nana masuk Al-Irsyad dan pertama kali pula mengikuti senam ini =)
Bapak Ibu yang mau unduh buat putra putrinya bisa ke link ini. Ibu tuliskan juga syairnya ya… Selamat bersenang-senang =)
Sebelum kita melakukan senam
mari kita berdoa terlebih dahulu
berdoa mulai
selesai
siap berdiri yang tegap
siap kita ambil jarak
rentangkan tangan kayak kapal terbang
terbang kekanan terbang ke kiri
rentangkan tangan kayak kapal terbang
terbang ke kanan terbang ke kiri




