Si Adil Edisi Hitam Putih

Dia tidak mau memakai baju yang bukan bajunya, pun dia akan protes kalau baju atau barangnya dipakai orang lain tanpa seizin/sepengetahuannya. Dia juga akan mengomentari jika baju ibu dipakai mbah putri, sandal tante vita dipakai ibu, jilbab ibu dipakai tante vita.
“Kenapa ibu pakai sandal tante?”
“Itu jilbab ibu, mbah”

Diam-diam, dia mengamati, barang ini kepunyaan siapa. Dia tidak suka kalau orang tidak tepat memakai barang. Dia tidak suka kalau dering telepon tidak segera diangkat. Dia tidak suka kalau tamu tidak segera di jawab.

Dia juga tidak suka kalau membuka bungkus snack tidak bagian atas, alias terbalik nanti gambarnya :D Dia tidak suka kalau buku sekolahnya ada yang ketinggalan. Dia harus tepat dan benar.

Putri ibu ini, Subhanallah bibit karakternya sesungguhnya sangat baik. Inilah bibit jujur dan adil. Meski sekarang yang dilakukannya nampak hitam putih. Bisakah ibu memupuk dan menjaga hingga akarnya kuat menghujam, dedaunannya rimbun, dan buahnya manis?

Category: catetan ibu, Karakter
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Facebook comments:

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>